twitter iBengkalis
Latest Post

Oesman - Negeri Junjungan

Written By MasTer Q on Senin, 01 Juli 2013 | 09.33

Makam Sang Naualuh Damanik

Written By Rizki Bengkalis on Sabtu, 15 Oktober 2011 | 09.18

Makam Sang Naualuh Damanik - Makan ini terletak di jalan Bantan desa Senggoro Bengkalis, Sang Naulah Damanik adalah seorang Raja yang berjuang menantang penjajahan Belanda untuk melepaskan rantai penjajahan. sehingga beliau dibuang ke Bengkalis pada tahun 1906 dan berakhirlah perjuangan selama lebih kurang 18 tahun melawan kekuaaan penjajahan Belanda.


Raja Sang Naualuh Damanik Bariba, lahir di Pematang Siantar tahun 1857. Ia merupakan Raja ke XIV yang memerintah dari tahun 1882–1904. Kerajaan Siantar didirikan oleh Partigatiga Sipunjung pada tahun 1350 dan Sang Naualuh merupakan generasi penerus yang semangat perjuangannya tidak jauh berbeda dengan nenek moyangnya tersebut. Selama memimpin Kerajaan Siantar, ia sangat gigih berjuang menentang penjajahan Belanda, baik secara fisik maupun secara politis. Akibat perlawanan dan penolakannya menandatangani tanda takluk kepada Belanda yang dikenal dengan ‘Korte Verklaring’ akhirnya putra terbaik Simalungun tersebut ditangkap penjajah Belanda pada 1904. Selama dua tahun di dalam tahanan, Belanda belum juga merasa puas ia lalu diasingkan seumur hidup ke Pulau Bengkalis pada tahun 1906.


Selama memimpin Kerajaan Siantar, Raja Sang Naualuh sangat dicintai rakyatnya. Ia juga dikenal sebagai pelopor, penganut dan pelindung agama Islam, khususnya di Kerajaan Siantar. Di samping itu, Raja Sang Naualuh merupakan perintis pembangunan kota Pematang Siantar.

Salah satu peranan Raja Sang Naualuh adalah membuka dan merintis jalan dari Pematang Siantar menuju Asahan, sejauh 50 kilometer. Jalan tersebut hingga saat ini menjadi jalan yang sangat vital yang menghubungkan Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Asahan. Kalau dulu, nama jalan lebih dikenal dengan nama Jalan Asahan, saat ini nama jalan tersebut telah ditetapkan sebagai Jalan Sang Naualuh.


Raja Sang Naualuh mangkat di Bengkalis tahun 1914. Sebelum akhir hayatnya, di daerah pengasingannya beliau sempat menjadi guru mengaji. Lokasi makamnya berada di tanah wakaf Syech Budin Bin Senggaro beralamat di Jalan Bantan Desa Senggaro Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Riau. Hingga saat ini makam Raja Siantar ini masih terawat baik dan sering dikunjungi para peziarah, baik itu peziarah dari Bengkalis, maupun yang datang dari Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun. (riaumelayu.com)

Bandar Sri Laksamana

Written By Rizki Bengkalis on Kamis, 13 Oktober 2011 | 08.38

Bandar Sri Laksamana Bengkalis - Bangunan yang berbentuk unik berdiri pada tahun 2003 dan merupakan perubahan utama di Kota Bengkalis, sebagai pintu masuk utama, pelabuhan ini cukup representative bagi siapa saja yang ingin berpergian dari dan ke Kota Bengkalis.

Bandar Sri Laksamana

Bandar Sri Laksamana

Bandar Sri Laksamana

Bandar Sri Laksamana

Bandar Sri Laksamana

Keunikan lain dari Bandar Sri Laksamana Bengkalis adalah lokasnya yang berdampingan dengan Taman Andam Dewi, sehingga tak jarang dijadikan tempat bagi masyarakat bengkalis di kala senja untuk melihat panorama sunset (Matahari terbenam).

Tasik Air Putih

Written By Rizki Bengkalis on Jumat, 30 September 2011 | 21.19

Tasik Air Putih - satu -satunya tasik terlebar di Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu lebih kurang 800 meter yang terletak di Pulau Rangsang sebelah selatan Kota Bengkalis, Tasik Air Putih ini dapat dicapai melalui Desa Taluk Samak dan Desa Tanjung Samak yang merupakan ibukota kecamatan.

Disepanjang tepi tasik ditumbuhi oleh pohon palem merah menjadikan fenomena keunikan yang tidak dijumpai ditasik lain. Selain itu, terdapat juga pulau yang berada di tengah ytasik yang menjadikan nilai tambah. (riaumelayu.com)

Tasik Putri Pepuyu

Written By Rizki Bengkalis on Kamis, 29 September 2011 | 17.19

Tasik Putri Pepuyu berada ditengah hutan lindung Putri Pepuyu Pulau Padang sebelah Barat Kota bengkalis, dari pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis, pulau padang dapat ditempuh dalam watu sejam menggunakan speedboat. Ada beberapa pintu masuk yang dapat ditempuh untuk sampai ketempat in, yaitu Desa Tanjung Padang, Pantai bagian timur pulau Pulau Padang dan desa dakal.


Tasik Putri Pepuyu memiliki lagenda tersendiri, ditengah tasik ada sebuah pulau kecil yang diberi nama Pulau Beranyut, Konon pulau ini letaknya berpindah-pindah (berhanyut). Lagenda laiinnya adalah cerita Cinta Raja Terubuk dan Putri Pepuyu yang tidak kesampaian. Selain itu tasik yang masih murni dapat di konsumsi tanpa diproses terlebih dahulu dan kondisi hutan lindung dan tasik yang tenang menyuguhkan daya tarik tersendiri. (riaumelayu.com)

Tasik Nambus

Written By Rizki Bengkalis on Selasa, 27 September 2011 | 21.14

Tasik Nambus berlokasi diaerah Selat Panjang pulau tebing tinggi Kecamatan Tebing Tinngi, hanya 30 menit dari kota Selat Panjang. Tasik Nambus yang cenderung berbentuk labu air ini merupakan tempat kegiatan Mandi Syafar yang dilakukan setiap thaun pada bulan syafar. Kegiatan ini telah dilakukan sejak lama dan merupakan ritual turun menurun oleh masyarakat setempat yang tidak dimiliki pleh tasik lain. (


Pantai Rupat Bengkalis

Written By Rizki Bengkalis on Minggu, 25 September 2011 | 17.11

Pantai Rupat Bengkalis adalah salah satu pantai yang berada di Kabupaten Bengkalis yang berpasir putih dan lembut. Terbentang sepanjang 11 Km yang terbagi dalam tiga kawasan, yaitu Pantai Tanjung Medang Pantai Teluk Rihu, Tanjung punak.

Dengan kemiringan dasar lautan cukup landai, air laut yang jernih bewarna biru kehijauan, tumbuhan cemara di sepanjang pantai, dan didukung oleh hutan mangrove memberikan nilai tambah bagi Pantai Rupat, pantai yang hanya berjarak 52 Km dari Malaka (Malaysia) ini menyajikan  berbagai aktivitas, diantaranya : berperahu,  berenang, selancar angin karena gelombang laut yang tidak terlalu besar, serta oleh raga pantai yang mengasikkan.

Pantai Rupat Bengkalis

Pantai Rupat Bengkalis

Pantai Rupat Bengkalis

Pantai Perapat Tunggal Bengkalis

Written By Rizki Bengkalis on Sabtu, 24 September 2011 | 09.27

Pantai Perapat Tunggal Bengkalis - Pantai yang berada satu meter dari permukaan laut ini berjarak kurang lebih 18 KM dari Pusat Kota Bengkalis, tepatnya berada di Desa Meskom dan dapat di tempuh dengan kendaraan bermotor dalam waktu lebih kurang 30 menit.



Pemandangan Pantai Perapat Tunggal Bengkalis , laut lepas pantai dengan rumah-rumah nelayan di  lepas pantai yang terbuat dari kayu yang di sebut Togok, memberikan kesan tersendiri yang tidak dimiliki oleh objek wisata pantai lain.




Selain digunakan untuk tempat tinggal sementara nelayan juga untuk pengeringan ikan dan pembuatan Belacan ( terasi ). Pantai Perapat Tunggal adalah lokasi yang tepat untuk menikmati suasana sunset karena merupakan pantasi sebelah barat Kota Bengkalis.

Pantai Selat Baru Bengkalis

Written By Rizki Bengkalis on Kamis, 22 September 2011 | 10.15

Pantai Selat Baru Bengkalis hanya berjarak lebih kurang 17 KM dari pusat Kota Bengkalis yang dapat di tempuh dalam waktu 45 menit dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pantai Selat Baru Bengkalis sepanjang 4 KM ini mempunyai panorama alam yang sangat indah dengan taman rekreasi di tepi pantai yang sangat indah. Taman rekreasi di tepi pantai yang tertata rapi dan kebun binatang, sehingga sering dikunjungi tertutama pada hari minggu atau hari libur. Apabila cuaca cerah dari kejauhan, pengunjung pantai selat baru dapat melihat langsung daratan Semenanjung Malaka.

Keindahan Pantai Selat Baru Ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan pada saat liburan dan menjelang hari-hari tertentu. Keramaian tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang untuk mencari nafkah dan mengais rezeki.



 
Support : Rizki Khaizir | MasTer Q | Wak Template
Copyright © 2013. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger